Chapter 30 The Disease “Bagaimana keadaanmu?” Rhaga lekas bertanya setelah Risaya bangun dari tidurnya. Semalaman dia terjaga untuk menunggu gadis itu bangun. Sebelumnya, Asuna sudah memberi tahu jika tidak ada efek yang membahayakan kecuali tanda merah yang muncul di kulit Risaya. Tetap saja, Rhaga begitu cemas dan tak bisa memejamkan matanya walau hanya sebentar. “Apa kau tidak tidur?” tanya Risaya, gadis itu menyadari lingkaran hitam di sekitar mata Rhaga. “Ini bukan masalah besar, bagaimana perasaanmu, apa kau merasa sakit?” Rhaga menyentuh kening Risaya, memeriksa suhu tubuhnya. Risaya mengangkat alisnya, heran dengan sikap Rhaga yang menjadi begitu khawatir seolah-olah dirinya terluka dan hampir saja mati. “Ada apa denganmu? Aku baik-baik saja!” Risaya menyingkirka

