Ratusan tamu undangan dengan penampilan rapi memenuhi sebuah gedung yang dihiasi ornamen pernikahan. Terpajang foto prewedding Danu dan Denis dengan balutan baju mahal, sampai pandangannya menangkap Dayana sendiri tanpa seseorang menggandeng tangannya. Sekujur tubuh Kang Dani terasa menghangat. Ternyata Dayana tidak mengajak salah satu teman lelakinya dari luar sana. "He!" panggil Dayana dengan senyum kakunya. Kang Dani menghampiri. "Apa kabar satu tahun belajar di sana?" batinnya, ia tak mampu berucap karena melihat Dayana di hadapannya saja sudah mengobati rasa rindu. Selanjutnya resepsi pernikahan Danu dan Denis mengisi malam yang berbeda bagi Kang Dani. Ternyata pula, kedua orang tua sepasang pengantin baru itu memang sudah menjodohkan keduanya. Awalnya Denis menolak bahkan mengan

