Apa pun masalahnya, Tuhan selalu memberikan tikungan sebagai akhir dari perjuangan. -Kang Dani Seblak- Untuk meyakinkan dua keluarga itu. Akhirnya Dokter Dimas kembali mengetes DNA Kang Dani juga Bu Daneen dan Pak Dang di rumah sakit mahal yang ada di Garut. Seperti orang kaya pada umumnya, menunggu hasil beberapa hari bahkan satu minggu adalah ketidakinginan. Jadi, Pak Dang meminta malam nanti hasil tes DNA bisa ia dapatkan. "Bapak, ini yang bayar siapa? Kita gak punya uang banyak," tanya Bu Dedeh, ketakutan ia harus menambah biaya mahal karena tes DNA lagi. "Tidak perlu, sudah saya lunasi, kok," jawab Pak Dang dengan senyum lebarnya. Bu Dedeh menimpuk tangan kanan suaminya. "Ai Si Bapak Dadang meni bageur nya, Pak!" Pak Dedih cengengesan. "Dang, Neng! Bukan Dadang," komentarnya tak

