Tidak banyak barang yang harus dibawa pindah dari kamarnya sendiri oleh Dayana, ia termasuk perempuan anti ribet. Hanya beberapa helai baju, alat make up juga tidak sebanyak perempuan lain. Kang Dani semakin bersyukur ia memiliki Dayana, beberapa barang hantaran yang sudah Darwin dan Doyoung siapkan sudah masuk ke dalam mobil besar. Padahal Kang Dani sudah melihat barang yang sama ada di rumahnya, tetapi tidak enak juga untuk melarang mertuanya membelikan barang baru untuk kehidupannya nanti. Mungkin akan memiliki barang double? Tidak masalah bukan, toh emak dan bapak Kang Dani tinggal di sana juga. Takutnya Dayana ingin memiliki barang utuh miliknya, jika rusak ia tak perlu merasa bersalah. Darwin dan Doyoung mengikuti kepergian Dayana untuk selamanya pindah rumah hidup dengan sang suami

