Indi dan Naya bergerak ke lapang basket untuk latihan. Di lapang ternyata sudah menunggu Abizar dan Danis. "Lama.. Hampir telat nih. Kita mau three on three.." Abizar langsung menggerutu. Apapun terkait basket membuatnya tidak sabaran. Naya langsung tertawa, "Basket merubahmu." "Ah cepat," Abizar dengan segera menyodorkan sepatu basket agar segera dikenakan Naya. "Iya iya.." Naya dengan tenang mengenakan sepatunya. "Si Abi kembali panas kalau sudah di lapang," Danis muncul sambil mendrible bolanya. "Aku kesal melihat tiga orang itu," Abizar mulai emosional. Naya dan Danis hanya bisa terkekeh. Danis menoleh ke arah Naya, "Abizar is back! Dia mulai mengaum." "Kalau sudah begini, hanya Runa yang bisa menenangkannya," Naya menambahkan. "Cepat!" Abizar mulai mendrible bol

