Bagian limabelas

1600 Kata

Jangan Lupa Vote dulu sebelum baca yes? Happy Reading ***** Barry tenggelam dalam pikirannya saat duduk di restauran China yang terletak di lantai dua hotel Mandarin Oriental. Pria arogan yang biasanya tahu beres dengan masalah-masalah yang terjadi di hotelnya -karena berprinsip, buat apa jadi bos dan membayar gaji karyawan dengan cukup tinggi kalau masih dipusingkan dengan masalah sepele- kini duduk berhadapan dengan saingan bisnisnya, Romano Oenardi. Yang dengan beraninya membangun hotel dengan jarak sekedipan mata dari WHG. "Kau mau apa sampai memaksa menemuiku jam segini?" Setelah pramusaji berbusana cheongsam, selesai menyajikan makanan yang dipesan Barry. Akhirnya, Romano langsung melemparkan pertanyaan tanpa basa-basi. "Kau pasti sudah mendengar berita yang melibatkan adikmu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN