Barry memacu mobilnya secepat yang dia bisa, menaiki pesawat paling malam, dan hanya mengganjal perutnya dengan sebotol air mineral. Lalu menjelang subuh menggedor rumah orang Hanya untuk mendengar kata. "Maghia nggak pulang, telepon juga nggak." yang keluar dari mulut ayah Maghia yang memasang tampang mengerikan. Barry duduk melorot di kursi, dia tahu Maghia nggak mungkin kesini, yang nggak dia ketahui kenapa dia bisa berada di sini? Sial! Barry duduk kehilangan akal dengan wajah muram dan berat. Dia menyesal mengingat semua perkataannya pada Maghia selama ini. Perkataan meremehkan yang melukai harga diri perempuan itu. Perkataan yang membuat Maghia terlihat tragis karena Barry menganggap lamaran perempuan itu kepadanya cuma becandaan bodoh yang dia tertawakan. Seandainya dia bisa m

