Bagian dua puluh tujuh

1016 Kata

Ketika Salendra melintas, Barry segera memanggil pria itu. Dan memandanginya dengan wajah masam. "Kamu habis bilang suka ke Maghia, ya? gimana hasilnya?" Dengan menyebalkan Salendra menyeringai kepada atasannya, lalu dia berkata, "saya nggak mau ngomongin urusan pribadi ke orang lain, termasuk sama bapak. Permisi." "Salendra, bagian mananya sih yang menurutmu menarik dari dia?" "Hah?" Salendra berhenti melangkah dan berbalik kepada Barry. "Dia manis, punya kepribadian yang jujur, ceria dan lemah lembut. Cara berpakaiannya tanpa cela, tutur katanya juga santun, anggun..." "Siapa yang kamu maksud?" tanya Barry heran. "Tadi bapak nanya tentang Maghia 'kan?" Tanpa cela dan anggun? ini orang beres otaknya? Barry hanya bisa melongo mendengar jawaban Salendra. Segala puja-puji pria itu unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN