Bab 51. Pertemuan Yang Tidak Di Sengaja

1087 Kata

"Dewa?!"Dewa berdiri di sana, dengan tatapan penuh amarah yang terfokus pada Marko. Dia tampak sangat kesal, seolah-olah baru saja mengetahui hal yang paling tidak ingin dia dengar atau lihat. Marko, yang awalnya juga terkejut, segera memasang ekspresi tenang, meskipun ada sedikit ketegangan yang terlihat di matanya. Dengan nada marah, tapi masih terdengar tegas. "Apa yang kau lakukan di sini, Maura? Dan dengan dia?!"Dewa melangkah maju, wajahnya penuh dengan emosi yang campur aduk antara marah dan cemburu. Maura, yang masih belum sepenuhnya pulih dari keterkejutannya, merasa bingung dan cemas. "Dewa, tolong jangan buat keributan di sini. Kita bisa bicara baik-baik." Dewa, bagaimanapun, tidak begitu saja tenang. Ia menatap Marko dengan pandangan yang penuh kebencian, lalu kembali mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN