Chapter 51

1137 Kata

"Kau kejam, kau jahat, kau tidak berperasaan, Zavier." Flora menangis sesenggukan meratapi sakit hatinya, "Aku bersumpah, jika aku hamil nanti. Kau yang akan merasakan semua rasa sakitnya," imbuh wanita itu diiringi suara petir yang menggelegar. Sepertinya Tuhan mengabulkan permintaan Flora. Zavier bangkit berdiri dan memeluk Flora dari depan. Sayangnya, Flora justru memukul-mukul dadanya. Melampiaskan segala kekesalannya. Kemudian, Zavier mengeratkan pelukannya hingga Flora berhenti memukulinya. "Aku janji, aku yang akan merasakan sakitnya hamil selama sembilan bulan," balas Zavier berjanji. "Kau jahat Zavier, kau jahat," lirih Flora tanpa lelah. Ia terus saja bergumam tanpa sadar ia berhenti dan tertidur. Sadar bahwa tidak ada lagi pergerakan dari Flora, Zavier menunduk. Lalu, ia me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN