MMY 65

2008 Kata

“Saya benar minta maaf karena tidak bisa menemani kamu, Zhafif.”  Zakiya menatap sesal ke arah pria muda yang mengenakan kemaja kotak-kotak bewarna biru tua, semuanya kancingnya terbuka, memperlihatkandalaman kaos biru tua yang ia kenakan. Tak lupa dipadu dengan celana jeans berwarna hitam dan sneaker penuh putih. “Enggak papa. Malahan saya yang enggak enak kalo ngajak, Mbak Zakiya.” Zhafif tersenyum kecil, berusaha menenangkan isterinya yang sudah mengenakan stelan kantor.  “Tapi kamu akan menemui Ibu kandung kamu, Zhafif. Mertua asli saya,” tekan Zakiya pada kata ‘asli’ membuat Zhafif tergelak. Nampaknya wanita itu masih menyimpan kekesalan terhadap Zalia. Wanita itu sudah sering pulang cepar bahkan izin tak masuk untuk membantunya membuat Zhafif kadang merasa tak enak ingin merepotk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN