MMY 43

1835 Kata

“Omaaaa!” “Wah, si Zac ternyata masih punya energi cadangan, Mbak.” Zhafif menolehkan pandangannya pada seorang perempuan yang berjalan bersama disampingnya. “Zac tidur selama di perjalanan, tidak seperti kamu yang asik main game,” ketus Zakiya membuat remaja itu terkekeh. “Biar enggak ngantuk, Mbak,” ujar Zhafif jujur, ia belum bisa tidur tenang jika belum sampai di rumah. “Mami,” sapa Zhafif ketika sudah sampai di dekat mobil Zalia. Ia menyalami tangan Maminya dan memeluknya singkat.  “Mi,” sapa Zakiya yang ikut menyalimi tangan Zalia. “Kok Mas Zhafif kurusan sih? Enggak makan emannynya disana?” tanya wanita itu setelah menatap anaknya dari atas hingga bawah lalu menatap ke arah Zakiya. Zakiya yang mendengarkannya memutar bola matanya bosan, demi apa?! Mereka hanya pergi selama lim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN