MMY 70

1621 Kata

Zakiya tak tahu apa yang membuatnya melangkahkan kaki menuju ke sini, kakinya seolah memiliki jiwa sendiri yang membuatnya sekarang berada di depan pintu kamar inap di sebuah Rumah Sakit.  Hanya karena Bara memintanya, Zakiya seolah tak memiliki kekuatan untuk menolak. Padahal dulu ia mati-matian membenci pria ini karena meninggalkannya begitu saja. Apalagi saat ini hubungannya dengan Zhafif, sedang tidak baik-baik saja.  Terlambat untuk ia menolak permintaan dari Bara karena pria itu dengan radarnya menyadari bahwa Zakiya sudah berada di depan pintu. “Kiya,” sapanya tersenyum hangat. Zakiya tersenyum kecil, keraguan yang sempat ia rasakan ketika menginjakan kaki di sini lenyap kala melihat senyum lelaki itu. Entahlah, ada sesuatu yang berbeda di hatinya setiap kali melihat lengkungan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN