Bab 34 - Teman atau Teman

2132 Kata

"Lepaskan Gilang,Melisya. Hargai istrinya." pintah seseorang tetapi aku tidak memperdulikannya karena kini mataku dan mata Melisya kini bertemu. Jadi dia Melisya? Dia adalah teman kak Gilang itu kan? Aku kira aku akan biasa saja saat dia mendekati Kak Gilang tetapi kenapa rasanya sesak seperti ini? Bagaimana kalau perempuan itu mengambil Kak Gilang dariku? Bagaimana kalau nantinya Kak Gilang meninggalkanku kemudian pergi bersama perempuan itu? Menggelengkan kepala pelan aku mencoba tersenyum pada Melisya itu walaupun hanya mataku yang terlihat. Dia masih terpaku melihatku dan dapat kulihat tatapan Kak Gilang seakan minta tolong padaku. "Maaf Kak, bisa dilepaskan?" pintaku pelan, bukannya dilepaskan Melisya malah mengecup pelan pipi Kak Gilang dan itu membuatku tersentak kaget.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN