Bab 37 - Klinik

2096 Kata

Aku menatap ruangan pribadi Kak Gilang di klinik ini, terkesan nyaman untukku bahkan rasanya perlahan mataku mulai mengantuk apalagi perjalanan tadi cukup menguras tenaga. Kami singgah di salah satu mesjid untuk shalat dzuhur karena takutnya malah terkesan terlambat jika sesampainya di klinik. Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang itu berarti sudah 45 menit berlalu sejak Kak Gilang meninggalkanku sendiri diruangan ini, sesampainya di klinik tadi Kak Gilang langsung membawaku kemari dan dia bergegas menuju tempat pemeriksaan menemui salah satu pasiennya yang katanya lepas kendali. Aku kira menjadi seorang psikolog seperti Kak Gilang tidak terlalu menyusahkan karena hanya mendengar cerita seseorang atau pun jika memungkinkan akan beralih ke obat-obatan tetapi ternyata tidak semudah itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN