Bab 56 - Welcome Twins

1541 Kata

"Takdir itu engga adil." gumamku yang dibalas tawa oleh kak Gilang. "Kamu kan suka natap wajah aku makanya Allah miripin muka aku sama mereka. Kalau misalnya kamu kangen ya tinggal lihat mereka." ujarnya dengan tawa yang masih terdengar cukup jelas. "Tapi warna mata kalian sama." saat ini aku dan Kak Gilang sedang berada di kamar menatap bayi kami yang sedang tertidur. Aku melengkungkan senyumku menatap keduanya, hatiku menghangat merasa bangga karena mereka terlahir tanpa harus menunggu lama. Menjadi ibu secepat ini tidak pernah ada dalam pikiranku tapi saat melihat dua garis biru di tes kehamilan beberapa bulan lalu membuatku tersentak dan akhirnya menerima. Mana mungkin aku menolak kedatangan mereka bukan? "Rasanya baru kemarin kita menikah, hari ini sudah punya anak. Kembar lag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN