Ketika kau melihat kehancuran di depanmu, kau tak lagi bisa bersikap optimis. Pikiranmu mulai diracuni dengan begitu banyak hal buruk yang semakin menambah ketakutanmu. Kau terus-terus bertanya, apakah kau bisa melalui semuanya sendiri? Apakah rasanya akan sangat menyakitkan? Apakah hatimu bisa sembuh? Kau tahu bila semua jawaban dari pertanyaan itu adalah tidak. Kau tak ‘kan mungkin bisa menengkan rasa sakit yang menyesakkan dadamu. “Nggak ada yang bisa dilakukan lagi. Apa yang terjadi, nggak mungkin bisa kita ulang kembali. Semua ini nggak ada gunanya dan pada akhirnya, kamu hanya menyiksa dirimu sendiri,” Ayu berkata dengan lirih, “Ini adalah kehidupan, Mas. Memang seperti inilah hidup berproses. Ada yang datang dan pergi. Ada yang menemukan dan melepaskan. Yang harus kamu lakukan adal

