Andai Kamu Mengerti

1461 Kata

Suasana di ruangan itu mendadak menjadi tegang. Ayu sendiri tak mau mempedulikan setiap kata yang keluar dari bibir Lian. Dirinya masih menyibukkan diri dengan membantu Darian berdiri dan meminta pria itu duduk di tepi tempat tidur. Sedang Lian hanya bisa mengamati keduanya dengan perasaan iri yang menyiksa sanubarinya. Mengapa Ayu tak lagi bisa melihat ke arahnya? Perempuan itu bahkan menganggapnya bak angin yang tak terlihat. Hanya kepedihan yang kini menguasai relung hati Lian. Bagaimana caranya membunuh rasa cemburu dan juga amarahnya? Harusnya, Lian belajar merelakan seperti Ayu yang telihat sudah berjalan maju ke depan. Meninggalkan dirinya dan juga masa lalu mereka berdua. Kini, Lian mempelajari hal lain di dalam hidupnya. Ternyata, melepaskan membutuhkan lebih banyak kekuatan dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN