Part ini full sama Dimas okey, jadi jangan harap scene Diana atau Aiva. Btw, berhubung Aiva lagi dibui, kayaknya aku gak bakal banyak buat scene dia. Atau malah gak bikin lagi kalau dia gak buat masalah wkwk. Jadi mulai dari chap ini, gak ada tuh Dimas bucin Aiva. *** Sejak Adam menceritakan dan memperingati bahwa mulai hari ini semuanya akan sulit, Dimas merasakannya sendiri. “Kamu pikir PH ini punya kamu, hah? Jangan karena Papa kamu salah satu orang berpengaruh di sini kamu seenaknya ya!” Indra menyidang Dimas yang kinerjanya sangat buruk belakangan ini. Dimas hanya bisa merunduk bersalah, walau dia hanya tahu dari cerita Adam tentang kesalahannya. “Maaf, Pak.” Di samping Indra, berdiri Putra dengan pakaian semi formal. Sepertinya Putra akrab dengan Ketua PH itu entah karena apa.

