Warning! Mau ngingetin, jangan ngarep-ngarep. Nanti kalau gak kesampaian sakit haha *** Tok! Tok! Tok! Entah mimpi atau kejadian, Diana yang posisi kamarnya paling dekat dengan pintu sayup-sayup mendengar ketukan di depan rumahnya. Awalnya karena dia meragukan pendengarannya sendiri, hendak melanjutkan tidur, tapi ketukan itu semakin keras dan berulang. Matanya mengintip, jam setengah dua belas. Masih setengah berada dalam mimpi, Diana bangkit dan berjalan menuju pintu. Kenopnya ditarik turun, tapi tak terbuka karena masih dikunci. Saat itu Diana sadar, sepenuhnya terjaga dari pintu. Setengah dua belas?! Tamu mana yang datang selarut ini? Ketukannya tak membiarkan Diana tutup telinga dan pura-pura tak dengar. Takut mau mengintip, kalau hantu menyeramkan gimana? Akhirnya sebagai alat

