Fourty Six : Au deh

1624 Kata

Seperti biasa, siang hari ini Dimas kerja di depan laptopnya. Kebanyakan klien berasal dari luar pulau atau bahkan luar negeri yang tidak memungkinkan untuk bertemu langsung, tapi ada juga yang dalam kota meminta meeting diselenggarakan secara virtual.   Sesudah meeting dengan klien yang ada di Kalimantan, panggilan video masuk dari Adam.   [Dimas, ada klien yang ingin bertemu langsung sama kamu.]   Dimas berdecak mendengar perkataan papanya. “Langsung? Kenapa? Biasanya ‘kan lewat Zoom.”   Ayolah, itu artinya dia harus keluar rumah. Sama aja bohong, ‘kan perjanjiannya dia bekerja dari rumah. Memangnya Adam tak memiliki tangan kanan terpercaya yang bisa menangani ini?   [Katanya investasi kali ini mereka bakal tanam dana yang besar. Mereka gak mau salah pilih atau ditipu.]   “Ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN