Hari yang buruk. Aku dihukum untuk membersihkan toilet hanya karena aku meminjam penghapus saat ujian sekolah. Para guru itu tidak mendengarkan alasan apapun dariku dan dengan sepihak menuduhku menyontek salah satu siswa terpintar di kelasku. Namun, ketika membayangkan lezatnya roti yang ibu janjikan untukku selesai ujian nanti, aku menjadi lebih bersemangat dari sebelumnya. Ibuku adalah yang terbaik. Aku menyayanginya. Aku melihatnya duduk di kursi makan sambil menggenggam sepotong roti yang ibu janjikan padaku. Ibu mengatakan bahwa ia membuat banyak roti dan hanya memberikan sepotong untuk anak perempuan itu. Namun melihat mata jernihnya yang basah dan penampilannya yang tidak layak dan kotor membuatku tambah tidak menyukainya. Anak kecil itu bernama Elektra. Ketika ditanya nama lengkap
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


