Mata bening Mayang masih menyisakan air mata yang berusaha dia hilangkan. Mayang berusaha agar dirinya tegar dan tidak peduli dengan perubahan sikap Erwin. Dia wanita yang mempunyai harga diri. Bukan dia yang ingin menikah dengan Erwin tetapi Erwin yang sudah membujuknya. Kalau Erwin tidak percaya padanya, untuk apa dia meneruskan pernikahan yang dimulai dengan prasangka dan curiga yang bisa menghancurkan. “Seandainya saja aku bisa mengulang waktu, aku pasti tidak akan membuatmu terluka. Aku terlalu emosi hingga aku tidak memikirkan siapa yang sudah menghembuskan berita itu. Sekali lagi, mau-kah kau memaafkan dan melupakan kesalahan tersebut?” Permintaan maaf yang dilakukan Erwin terderngar tulus tetapi apakah Erwin tidak akan mengulanginya lagi? Sama seperti pada saat Mayang menerima

