MPL - Chapter 64

1685 Kata

“Mangkanya, jangan bandel kalo aku bilangin. Memangnya kamu fikir aku bercanda dengan ucapanku saat itu?” tanya Sean dengan nada kesalnya. “Tolong jangan mulai lagi, Sean. Aku sedang tidak ingin berdebat denganmu. Yang seharusnya melakukan ini adalah Arik bukan kakanya yang jelas-jelas sedang terobsesi padaku!” kata Sienna lagi dengan nada marahnya. “Sini aku bantu gantikan bajumu,” Sean malah mengalihkan pembicaraan dan tak menggubris kata-kata protes Sienna. Sienna malah memilih menghalangi daadanya agar lelaki itu tak semakin membuka kaos biru muda yang sedang dipakainya. “Jangan macam-macam. Yang berhak melakukan ini adalah Arik! Paham kamu?” Sienna langsung berjalan melangkah meninggalkan Sean ke kamar mandi. Sean hanya memperhatikan punggung Sienna yang berangsur menghilang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN