MPL - Chapter 72

1517 Kata

“Aku pengen banget collok matanya Bang Sean pas ngeliatin kamu dengan cara seperti itu.” Kata Arik masih dengan nada kekesalannya.                Bahkan tak segan menunjuk Sean dengan dagunya.   “Rik, sudah. Aku minta maaf, ya. Ga akan lagi aku pakai ini,” Sienna berbisik pada lelaki itu.                Membuat lelaki di sebrang sana malah beringsut tak suka melihat kemesraan yang mereka berdua tunjukkan. Bahkan Sean terlihat berdecak kesal dan menggelengkan kepalanya pelan ketika Sienna diam-diam mencium pipi Arik setelah membisikkan kata permintaan maaf tadi dan terlihat menyesali apa yang sudah ia pilih. Sebenarnya bukan kemesraan, tapi Sean melihatnya sebagai kemesraan. Cemburu kini sedang meliputi dirinya. Walau tak ada status diantara mereka, tapi lelaki itu sudah lama begitu men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN