MPL - Chapter 24

1913 Kata

                    Dico sampai di depan mobil sedan berwarna hitam. Mobil dengan model yang tidak terlalu baru, namun juga tidak terlalu lama. Mobil berjenis sedan yang ia beli dari hasil jeripayahnya selama beberapa tahun menjadi pengacara. Bukan juga sedan mewah yang bisa ia banggakan di depan Sienna, anak dari bossnya. Namun setidaknya ia bisa membanggakan diri karna mobil itu ia beli sendiri dari hasil keringatnya.                     Dico merapihkan sebentar mobilnya yang sedikit berantakan dan mengganti parfum mobilnya dengan wangi kopi yang sepertinya akan membuat siapa saja akan suka dengan wangi netral yang menenangkan itu. Tak lupa Dico juga melepaskan jas yang sedari tadi ia kenakan agar tidak terlalu formal dan menggulung lengan kemejanya sampai siku. Setelah dirasa cukup ra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN