Di Balik Sanggah

1282 Kata

"Ibu, nanti sore arisan lho di rumah Ibu Mery." Mbak Siti mengingatkan Nana saat dia tengah menikmati kopinya. "Oh ya? Nggak tahu Mbak, saya bisa datang apa nggak. Rencananya hari ini saya mau ke Canggu." Nana menyesap kopinya sementara matanya tak lepas dari laptopnya. Seperti biasanya, setiap pagi dia akan memeriksa laporan harian penjualan dari semua toko-toko kuenya. "Iya nggak apa-apa Bu. Nanti dititipkan saja pada Ibu Ruli." Mbak Siti mengusulkan. Wanita asal Banyuwangi itu masih disibukkan dengan beberapa rutinitasnya setiap pagi. Meski villa ini hanya dihuni Nana seorang diri, namun tetap saja seperti merawat sebuah rumah pada umumnya. "Meow! Meow!" Seekor kucing berbulu putih tebal dengan warna mata yang unik, tiba-tiba melompat ke pangkuan Nana. "Iya Cleo, kenapa?" Nana men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN