Erick menatap wanita cantik berpostur tinggi semampai di hadapannya. Cecilia, adik iparnya berdiri sambil bersedekap tangan. "Itu tadi siapa?" Cecilia bertanya sedikit meninggikan nada suaranya. "Temen," sahut Erick kalem. "Kamu sendiri ngapain di sini?" Erick berbalik bertanya pada sang adik ipar yang masih menatapnya dengan seksama. Erick merasa jengah dengan tatapan Cecilia. Meski pun hubungan mereka sebatas ipar, tapi kekerabatan mereka cukup dekat dan telah saling mengenal sejak kecil. "Jawab dulu pertanyaanku? Apa hubungan Abang dengan pemilik Nana's Bakery&Cake? Abang selingkuh sama dia karena sering pesan bekal untuk Alvin di tokonya? Astaga!" Cecilia berbicara tanpa jeda. Erick tidak membalas ucapan adik iparnya itu, justru menarik lengannya dan membawanya menjauh. "Abang!"

