Bab 28. Rencana

207 Kata

"Jangan beraharap terlalu banyak padaku karena Carlos memang tidak pernah memiliki hati pada wanita lain. Dia itu seperti burung yang tidak pernah hinggap lama di suatu tempat. Jujur saja aku tidak akan mungkin bisa mengawasinya, jika suatu saat apa yang kita lakukan ini kembali hancur, mungkin hatiku benar-benar tidak akan bisa terobati." Malika sedih melihat sahabatnya yang selalu hancur karena cinta yang bertepuk sebelah tangan. Saat Carlos mengalami guncangan hebat, maka Sisilia akan bersedia menjadi tameng paling depan. Membentuk memory baru agar pria itu melupakan kenangan buruknya. Sayang Carlos pada akhirnya selalu meninggalkan Sisilia, walaupun di dalam gaya genitnya tersimpan hati yang begitu tulus. Malika sangat paham sahabatnya, Sisilia sudah banyak mengalah. "Aku akan membu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN