Bab 22. Anda tidak berhak

1001 Kata

"Aku sangat sibuk hari ini jadi lebih baik untuk diam di kamar, aku tidak ingin melihat kamu keliaran di luar sana. Jangan mendekat pada pantai, aku tak suka kamu berenang sendirian. Banyak pria di tepi pantai, mereka bisa melihat tubuhmu.” dia bicara penuh penekanan. “Zenit, kau itu tak boleh di miliki siapapun kecuali aku bosan.” tambah Carlos yang membuat gadis ini menjadi kesal. Zenit hanya menghela, dia tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Tuan Carlos yang mengekang dirinya. Mereka tak ada hubungan apapun, tapi peraturannya sungguh menggila. Dia bahkan tak peduli pada perasan Zenit sama sekali, hanya keinginan dan nafsunya saja yang terlihat sangat jelas. Zenit benci dirinya yang masih bertahan pada keadaan seperti ini. Dia berusaha melepaskan diri. "Anda tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN