Bab 17

1011 Kata

Takdir berkata apa? Tangis maupun tawa tak kan bisa mengubah itu. "Mata lu kenapa? Kena kungfu panda?" seru Sesil kala melihat Misa menatap kosong layar laptopnya. "Cuci muka sana, butek lu." "Diam kau Sesilia si mulut besar." "Apaan sih hahaha. Lu masih kesal sama gue sampai gak bisa tidur." Misa langsung menggeser kursinya mendekati kursi Sesil. "Gue mau nanya Sil, kalau  tiba-tiba lu gak sengaja ngelihat mantan lu chatting sama sahabat lu sendiri apa yang akan lu lakukan?" "That's your experience? Mantan lu yang kemarin?" "Anggaplah demikian." "Hmmm,,,, mending lu tanya baik-baik sama teman lu itu. Jangan menyimpulkan sesuatu sendiri. Tapi kalau pendapat gue mereka pasti ada sesuatu." "Pikiran gue jadi runyam." "Haahaha, lagian kalau ada sesuatu sama mereka lu bakal marah?" "P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN