Tidak ada satu katapun yang melintas di pikiran untuk mewakili perasaan Calvin saat ini. Bahkan, dia juga belum tahu bagaimana perasaannya. Calvin hanya diam seperti orang linglung dihadapan James tanpa berkedip sedikitpun hanya untuk memberi respon. "Cal?" Panggil James. "Calvin!" "Hah?" Calvin tersentak dari lamunannya. Kemudian mengusap wajahnya. "I... i'm just—" "Aku juga tidak bisa berkata-kata ketika mengetahuinya." Sela James. "Jane sudah tahu?" "Sudah tahu semenjak dia sadar." "Orangtua kalian tahu?" James menatap Calvin dengan sorot mata kau yang lebih tahu tentang keluargaku. Maka Calvin kemudian menghela napasnya. "Bahkan ibu kalian juga tidak perduli?" "Begitulah." James mengedikkan kedua bahunya. "Mau masuk ke ruang rawat inap Jane?" Calvin menganggukkan kepalanya. K

