Duapuluh

1666 Kata

Cecil pun terpental jauh dengan darah mengucur dari tubuhnya. Rafa pun dengan segera menghampiri cecil dan memegangi kepalanya. Rafa pun menangis melihat cecil seperti ini. Darah pun mengucur di jalanan karena masih hujan. "Gu-a... cin-ta lo... ra-ff...a.." ujar cecil terbata bata lalu menutup matanya. "Cil!! Cecil bangunn" ucap rafa menangis sambil menggoyangkan tubuh cecil. Dia pun mengendong cecil kerumahnya yang sudah ditunggu oleh orang tuanya, dia pun menyuruh om rizal buat mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit. Saat sampai dirumah sakit dia pun langsung menggendong cecil, banyak orang yang memandangya dengan tatapan kasihan. Sementara rafa cuek saja kalau baju nya penuh darah, yang terpenting cecil. "Dokter!! Suster!!" Teriak rafa sambil memanggil dokter dan suster, dokter dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN