Keras Kepala

946 Kata

Honda CRV putih tampak gagah di garasi yang cukup lebar. Di sebelahnya, sedan BMW biru metalic terlihat manis dan elegan. Sayang, pikiran Ayek sedang tidak fokus. Hatinya terus bergejolak sejak dalam perjalanan tadi. Sehingga, ia hanya menyungging senyum terpaksa ketika Mahya menunjukkan kedua mobil kepunyaannya tersebut. "Menurutku kamu lebih cocok dengan Honda CRV. Ruangannya luas. Audionya keren. Cocok buat musisi seperti kamu." Mahya mengusap-usap kap mesin Honda CRV. Ayek tersenyum dipaksakan demi menghargai Mahya. "Atau yang ini?" Mahya berpindah ke mobil sedan di sebelahnya. "BMW ini punya kenangan indah sama mantan. Hehehe. Makanya aku jarang menggunakannya. Aku lebih senang kalau kamu membawanya jauh dari sini." Lagi-lagi Ayek tersenyum dipaksakan. "Bagaimana?" Mahya men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN