Kedatangan Ayek untuk mengundang Sandi dan kakaknya dalam acara launching album perdananya. Rencananya ia ingin menginap di rumah tersebut agar besoknya mereka dapat pergi bersama-sama dalam satu mobil. Tapi karena Cindy ada di rumah, maka ia mengurungkan. "Ini undangannya." Ayek menyerahkan dua undangan kepada Sandi. Sandi membuka undangan. "Tanpa undangan ini gue nggak bisa masuk?" "Enggaklah!" jawab Ayek asal. "Nanti lo dikira mau mulung di studio." "Buset!" Sandi membaca isi undangan. Selepasnya ia tersenyum bahagia. Ia melirik ke arah Cindy. "Baca undangannya, Kak!" Cindy terkesiap. Ia lebih tertarik mencuri pandang kepada Ayek ketimbang membuka undangan. "Kan isinya sama. Lo bacain aja buat gue!" "Nanti gue bacain surat yasin." Cindy mendelik. Sandi terkekeh. Ia meleta

