Thirty

1463 Kata

Beberapa bulan kemudian. Mercy "Good morning sunshine!!! Rise and shine!!" Aku tahu suara nyaringku pasti membuat Heru bete dan sebal karena membangunkannya dari mimpi indah yang didambakannya setelah jaga malam dua hari, sekarang dia masih tertidur di ruang tidur residen–yang diperuntukan memang untuk tidur. "Gue tahu lo pasti benci gue karena ngebangunin lo sekarang. But, it's a big day today!" Heru mengembuskan napas panjangnya. "Jam berapa sih?" Heru meraih ponselnya yang masih menyambung dengan kabel beraliran listrik. "Mey, ini masih jam tujuh pagi! Gue masih punya setengah jam buat merem lagi kali!" Heru pun kembali menarik selimutnya. "Serius deh, Ru. Lo lupa kita bakal apa hari ini?" "Dokter Dhani mau nikah lagi?" "Exactly! Ini hari kita punya transplantasi liver. Lo . Opera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN