Nadhira mengeryit saat Aarav memasang satu persatu cctv di rumahnya, pria itu memasangnya dengan bantuan dua orang pegawai yang dia suruh datang. "Kamu ngapain sih pakai sebanyak itu?" Nadhira menatap tak percaya pada banyaknya cctv yang di pasang Aarav. "Aku gak percaya sama orang itu." "Maksud kamu, Lastri?" Aarav tak menjawab dan hanya meneliti semua pekerja. Nadhira menggeleng pelan, pantas saja Aarav meminta Lastri untuk keluar rumah, mungkin supaya Lastri tak mengetahui mereka memasang cctv tersebut. "Kamar atas juga," ucap Aarav pada pekerja. "Loh, jangan dong. Masa di kamar juga!" protes Nadhira. "Kejahatan bisa terjadi dimana aja, sayang." Aarav menggerlingkan matanya. "Terus kontrol cctv di pegang kamu, itu mah emang kamu yang melakukan kejahatan, m***m!" Aarav terkekeh s

