Bab 19

1120 Kata

Nadhira sudah membesarkan hatinya, meluaskannya agar dia bisa melihat Elisa dan Adam pergi bersama anak mereka, Livia. Seperti kata Adam pria itu akan jalan- jalan dengan putrinya. Namun, Livia selalu tak bisa tanpa Elisa, jadi ketiganya pergi bersama. Nadhira mencoba mengalihkan pikirannya dengan bekerja, ya sejak hari ini dia mulai membantu Galuh di perusahaan Garmen yang mereka miliki. "Jadi menurut kamu gimana?" tanya Galuh saat dia meminta pendapat kontrak baru untuk membuat seragam sebuah pabrik. "Ini jumlahnya banyak sih Yah, jadi meskipun kita kurangi harga 30 persen kita masih untung harusnya, ini pt besar kan, Yah. cabangnya udah ada di mana-mana, kalau kita bisa terus kerja sama kita beneran untung," jawab Nadhira. Galuh mengangguk "Kalau gitu, Wan, kamu bisa kesana, kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN