17

1088 Kata

"Bi." "Hmmm, iya Non." Bi Minah masih berada di dalam kamar Atikah, Atikah melarang Bi Minah ke luar setelah sampai di kamarnya, dan Tika terlihat masih duduk termenung di kamrnya. "Tadi dia gimana?" "Gimana apanya? Den Angkasa kan maksudnya?" Atikah diam tak menyahut, hanya menunduk dan mulai meraih kotak musik yang diberikan oleh Angkasa lewat Putra. "Dia mau nangis tadi loh Non, makanya saya bilang maafkan dia, dia bukan laki-laki nggak bener, semua di luar kuasa dia, sebelum saya diusir sama Nyonya Julia saya dengar Den Angkasa yang kayak histeris waktu tau Non nggak ada di rumah, dan saya dengar Nyonya Julia yang tertawa, menertawakan anaknya yang menangis, orang tua macam apa kayak gitu, jadi saya mohooon sama Non Tika maafkan Den Angkasa, saya tahu Non kesakitan, sulit lupa sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN