"Aku takut Kak." "Apanya yang kamu takutkan, biar dia tahu jika kamu baik-baik saja." Putra menceritakan pertemuannya dengan Julia di kantor tadi siang dan wajah Atikah terlihat takut. "Aku takut dia nyari jalan biar aku celaka, kan kayaknya dia pingin semua harta papa, aku ngga masalah dia ambil semua kan aku bisa kerja sama kakak." "Nggak bisa gitu, itu hak kamu, bisa untuk anak-anak kamu kelak, itu hasil jerih payah papamu, selain itu juga ada hak ommu, adik papamu yang saat ini menurut Pak Fuadi juga mencarimu dan merasa berdosa karena telah membuatmu terbengkalai, tapi apa daya adik papamu juga kurang sehat, ya namanya usia sudah lanjut, kita tak bisa menyalahkan beliau juga jika kamu jadi kayak sendiri Tika." "Aku nggak nyalahkan siapapun kok Kak, sudah jalan nasib aku kayak gin

