46

1027 Kata

"Kamu selalu kayak takut kalo malam hari Tika, aku nggak akan ngapa-ngapain kamu, aku janji, aku kan dah tidur di sofa, artinya aku nggak akan ganggu kamu." Angkasa berdiri di samping sofa yang ada di kamar itu. "Ini memang sengaja aku taruk di sini, aku memang akan tidur di sofa ini artinya biar kamu enak tidurnya di kasur." Atikah hanya menunduk dan diam saja. "Kamu menyesal nikah sama aku, Tikah?" Pernyataan yang membuat Atikah kaget hingga ia menatap mata Angkasa. "Kak, aku justru minta maaf, dua malam ini lihat kakak tidur di sofa kayak gitu, nekuk-bekuk kakinya kayak gak enak, dan aku merasa berdosa, kakak pindah aja ke kasur nggak papa, justru ini aku mikir kayak aku istri gimana gitu, aku enak tidur di kasur sedang kakak jadi gak nyaman tidurnya." Angkasa bernapas lega, ia p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN