48

1088 Kata

Sejak sampai di rumah Angkasa terlihat tak nyaman, ia khawatir Dian akan mengirimkan foto ke ponselnya seperti yang ia katakan tadi. Angkasa meletakkan ponselnya tak jauh dari tangannya. "Kakak nunggu siapa?" Pertanyaan Atikah membuat Angkasa kaget. "Ah nggak ada." "Sejak sampai Kakak kayak gelisah aja, kayak nggak nyaman?" "Nggak ada Tika." "Ada masalah di kantor?" "Nggak ada." "Aku tutup pintunya ya Kak, hujan ini jadi dingin." Dan Atikah mengunci pintu depan, menutup semua korden. "Kenapa? Kok ditutup semua? Masih jam berapa ini?" "Udah malem Kak, lagian hujan, aku takut." Angkasa berdiri dan berjalan mendekati Atikah. "Nggak usah takut, ada Kakak yang jagain kamu, kalo takut tinggal meluk kakak aja." Atikah tersenyum dengan wajah memerah karena malu. "Nggak, ada guling."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN