Pemotretan sudah selesai, Bara sedang mengantar client-nya yang turut mengawasi proses pemotretan hingga depan kantor, ketika Bara mendapati supir mamanya sedang duduk-duduk di teras kantor yang mana menandakan bahwa mamanya juga berada di sini. Padahal dalihnya, Anita datang hanya mampir mengantar cemilan. "Mama belum pulang, Wi?" tanya begitu mobil clinet-nya pergi. "Iya, Tante di atas sama Puspa." "Hah?" Bara terperangah. "Kenapa lo nggak suruh pergi?" Tiwi memutar bola mata malas. "Bara, gimana coba gue ngusir nyokap pemilik studio ini? Walaupun kenal sama nyokap lo, tetap aja gue nggak berani lah." "Ya harusnya lo kasih Puspa kerjaan, bukan malah biarin dia nemenin Mama." "Kerjaan apa, Bara?" Kembali Tiwi memutar bola mata. "Sejak awal kan sebenarnya nggak ada kerjaan buat

