165

4090 Kata

Pikiran Puspa tak fokus ketika dokter Ayu memberi penjelasan terkait keluhan yang baru ia sampaikan, sesekali matanya terus saja melirik ke arah perawat lelaki aneh itu. Hingga ketika dokter mengajaknya untuk pindah me bilik kecil di belakang meja dokter yang mana merupakan tempat USG. "Sebentar, ya," ujar Puspa pasa Bara yang tahu diri untuk tidak ikut bangun, pasti akan canggung rasanya jika Bara turut masuk dan mendampinginya melakukan USG. Bara menganggukkan kepala pelan. "Rileks, jangan tegang." Puspa hanya tersenyum, urung membalas lantaran matanya melirik ke arah perawat itu yang lagi-lagi tertangkap basah oleh Puspa tengah menatapnya. Kehadiran perawat aneh itu sukses membuat Puspa melupakan kegugupan serta antusiasnya sejak tadi pagi karena akan 'melihat' bentuk anaknya di dala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN