MISSION, ALMOST, POSSIBLE

1417 Kata

Elle menatap Cass dengan bingung. “A… Aku dimana?” tanyanya. “Ti.. Tidur lagi Elle, ini tengah malam, menjelang dini hari,” Cass dengan gugup menjawabnya. “Waktunya tidur.” Ia hanya berharap kalau mobil segera tiba di bandara yang mana hanya tinggal beberapa meter lagi di depan mata. Bahkan dari sudut matanya, Cass melihat mobil sudah mulai memasuki gerbang Bandara Ngurah Rai. Jantungnya berdegup kencang. Semoga Elle masih dalam kondisi mengigau karena bangun tidur. “Iya ini gelap, tapi…” Elle bangkit dari tidurnya. “Kita dimana? Kenapa aku ada di dalam mobil?” Elle bergerak ke arah jendela. “Duh,” diam diam Cass menepuk dahinya. Elle akan segera menyadari kalau ini sudah di luar pulau. Aku harus bersiap. Cass merasakan jantungnya seperti hendak lepas. Tangannya menyentuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN