Dee menahan senyum sambil menatap Emmet tak berkedip. “Kamu ingin tahu? Kenapa?” dengan sengaja ia menggodanya dan tidak langsung menjawabnya. Emmet langsung merasa malu sendiri, "Ah, lupakan." “Ehm, apa bisa kamu bangkit? Situasiku tidak…” ia tidak melanjutkan ucapannya karena Dee sudah mulai berdiri. Dee mengulurkan tangannya dan mencoba membantu Emmet bangkit. “Kamu bisa terjatuh lagi kalau mencoba menarik tubuhku,” Emmet tersenyum sambil berdiri dengan kekuatannya sendiri. “No problem. Jatuh di atas badanmu itu… Not bad.. Not bad…” Dee tergelak. Emmet menyentuh punggungnya, “Bagian belakang badanku basah. Aku harus berganti pakaian.” “Apa kamu membawa pakaian ganti?” Dee merasa bersalah. “Ada, tenang saja. Aku ke mobil dulu,” ucapnya. “Ikut,” Dee mengikuti langkah Emme

