Bab 26

1117 Kata

Gibran masuk ke dalam rumah dengan wajah lesu. Sudah tubuhnya lelah karena antri dan mencari kesana kemari. Belum lagi tatapan ibu-ibu yang terpesona akan ketampanannya. Tangan kanannya menentang banyak makanan dengan tangan kirinya membawa kunci mobil. Tak henti-hentinya dia menarik nafas lalu menghembuskannya dengan kasar. Ternyata begini namanya menuruti keinginan orang mengidam. Entah bagaimana lelahnya sang ibu yang menuruti keinginan ngidamnya Aira. Dia saja sampai lelah dan menahan haus demi mendapatkannya. Rela berdesakan pula. Saat memasuki ruang tamu, dia melihat Aira sedang menonton televisi dengan sang mama. Mereka tampak asyik berbincang dengan televisi yang menayangkan film kehidupan rumah tangga. Terdengar suara caci makian sang mama terhadap pemeran lelaki yang tampak tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN