Gemericik sisa- sisa hujan, daun kering yang basah, suara burung yang mulai berkicau menjadi penghias pagi hari ini yang kian cerah. Keadaan di gedung pun kian sibuk, pernikahan Jeno dan Nana akan segera di laksanakan pada pukul 8 pagi nanti. "Sekarang mau jam 7, persiapan yang lain sudah?" tanya Jeno pada WO yang menangani pernikahannya. "Sudah, semua sudah siap.." Jeno mengangguk, jantungnya berdebar. Setelah sekian lama persiapan pernikahannya akhirnya hari ini bisa terlaksanakan. Semoga saja lancar. Jeno memutuskan ke tempat pengantin wanita berada, Jeno ingin melihat Nana yang pastinya sudah cantik dengan di balut gaun mewah. "Jen.." sapa Harun, sepupunya. "Ya Run?" sahutnya seraya menghentikan langkahnya. *** Melodi dan Dion tengah bersiap, keduanya terlihat rapih d
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


