15

1001 Kata

     Abi diam sesaat sebelum menghela nafas panjang. Runtuh sudah, Abi pun rindu. Sambungan terputus membuat Keara menautkan alisnya bingung. Setelah satu jam kemudian Keara terbangun dari tidurnya. Kara sedang berdiri di samping ranjang Keara. " Mas Abi ada di depan Ke, katanya mau antar kamu pulang, kamu mau pulang ya? Mas Kenan belum pulang dari kantor, katanya telat ada meeting dadakan" Keara mengerjap sesaat sebelum bangun dari kasur lalu bergegas menuju keluar kamar dengan mata sayu menahan kantuk. Abi berdiri dari duduknya, meraih tas yang di pegang Keara lalu merangkul pinggangnya. " Ra kita pamit ya.." Senyum ramah Abi lemparkan. Kara mengangguk." Hati - hati ya, titip Keara mas.." senyum pun Kara lemparkan sebagai penutup. *** Keara membiarkan Abi menggenggam tangannya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN