Kedatangan keluarga suaminya, Yasmin tengah bersandar di d**a Ashraf langsung menyingkir. Dia berdehem, sambil tersenyum kikuk ke arah mereka. Kedatangan mereka tentu membuat Yasmin bahagia, hanya saja ada yang mengganjal di hatinya dengan kedatangan mertua dan iparnya. Wajah Ashraf tadinya ceria, jadi datar saat ada ibu dan kakaknya. "Mau apa Ibu dan Teteh datang? Kalau mau membuat keributan sebaiknya jangan, istriku masih butuh istirahat," ujar Ashraf begitu dingin. Selama bertahun-tahun hidup dengan Ashraf. Ibu dan kakaknya pertama kali melihatnya semarah ini. Jika dipikir dua kali, ini hal wajar, sebagai bentuk perlindungan suami kepada istri. Keduanya sadar, dengan apa yang mereka perbuat di hari kemarin itu sangatlah keterlaluan. "Jangan salah paham, Nak. Ini lho. Azrina ngajak

